Peranan Pendidikan Agama Kristen (PAK) Terhadap Pengajaran Sekolah Minggu Sebagai Sarana Pembinaan Iman Anak
Abstract
Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan dunia yang semakin canggih akan membawa perubahan dalam kehidupan manusia. Perubahan ini juga mempengaruhi keberadaan Gereja Tuhan dalam memenuhi tugas dan panggilannya untuk bersaksi, bersekutu dan melayani. Sekolah Minggu adalah sarana terbesar gereja untuk penginjilan. Sebagai wahana penginjilan gereja, guru Sekolah Minggu berperan besar dalam proses belajar mengajar di Sekolah Minggu. Oleh karena itu, diperlukan pengajaran yang benar-benar komprehensif, yang dapat diperoleh dengan pendidikan agama Kristen yang benar. Penulis menjelaskan dalam makalah akademik ini: 1. Bagaimana peran Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan dampaknya dalam penguatan iman anak Sekolah Minggu? 3. Apakah bisa digunakan sebagai sarana mengembangkan iman? Mengapa gereja kurang memperhatikan pelatihan kelas untuk guru Sekolah Minggu?
It cannot be denied that the development of an increasingly sophisticated world will bring changes in human life. This change also affects the existence of God's Church in fulfilling its duties and calling to witness, fellowship and serve. Sunday School is the church's greatest vehicle for evangelism. As a vehicle for evangelizing the church, Sunday School teachers play a major role in the teaching and learning process in Sunday School. Therefore, teaching that is truly comprehensive is needed, which can be obtained with a true Christian religious education. The author explains in this academic paper: 1. What is the role of Christian Religious Education (PAK) and its impact on strengthening the faith of Sunday School children? 3. Can it be used as a means of developing faith? Why has the church paid so little attention to classroom training for Sunday School teachers?
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Albert Saragih, Makalah – PAK Untuk Semua, Medan, Marret 2012.
Andar Ismail, Ajarlah Mereka Melakukan (Jakarta : BPK Gunung Mulia, 2002)
Departemen BINDIK PGI. Strategi Pendidikan Agama Kristen Di Indonesia (Jakarta :BPK Gunung Mulia, 1989)
E.G.Homrighausen, Pendidikan Agama Kristen, (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1985)
Groome, Thomas H. Christian Religious Education-Pendidikan Agama Kristen. (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010)
Hendry. George, Liddell and Robert Scot, A greek Anglish Lexicon (Oxford : The Clarendon-2ss, 1968)
J.D. Douglas (ed), Ensiklopedi Alkitab Masa Kini – Jilid 2 (A-L) (Jakarta : Yayasan Komunikasi Bina Kasih/ OMF, 1992)
Jim Busby & Charles Cheatheam, Prinsip-prinsip KeKristenan – Studi Dasar 2: IMAN (Jakarta : Harvest Publication House, 1997)
Lawrence Cremin yang dikutip oleh Groome. Pembimbing Pendidikan Agama Kristen Modul1-9 (Jakarta : Departemen Agama Direktorat-Areal Bimbingan Masyarakat (Kristen), 1997)
Marvis L. Anderson, Pola Mengajar Sekolah Minggu (Bandung : Kalam Hidup, 2000)
Paulus Lie, Mengajar Sekolah Minggu yang Kreatif (Yogyakarta : Yayasan ANDI, 1997)
Riggs M. Ralp, Sekolah Minggu Yang Berhasil (Malang : Gandum Mas, 2001)
Sadirman, Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar (Jakarta : Raja Grafindo Persada, 2000)
Starr Meade, Membentuk Hati Mendidik Akal Budi (Surabaya : Penerbit MOMENTUM, 2004)
Stephen Tong, Arsitek Jiwa II (Jakarta : Lembaga Reformed Injili Indonesia-LRII, 1995)
Stephen Tong, Pelayan Yang Beriman – buklet (Surabaya : Lembaga Reformed Injili Indonesia, 1993)
Stephen Tong, Reformasi dan Teologi Reformed (Jakarta : Lembaga Reformed Injili Indonesia, 1992)
Sugiyono, Prof., Dr., 2009, Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R & D:
Thomas H. Groome, Christian Religius Education (New York : Herper and Row Publishers,....)
W. J. S, Kamus Besar Bahasa Indonesia (Jakarta : Balai Pustaka, 1995)
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 The Messengers: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



