GAYA HIDUP PEMBERITA INJIL: MENGIKUTI DISIPLIN ATLET DALAM PERTANDINGAN MENURUT 1 KORINTUS 9:24-27.
Abstract
Rasul Paulus menganalogikan kehidupan orang percaya seperti seorang atlet yang sedang berlomba dalam perlombaan. Penelitian ini adalah menjelaskan pemahaman menurut Rasul Paulus berdasarkan kepada teks 1 Korintus 9:24-27 dan implementasinya dalam Pembinaan Gaya Hidup Pemberita Injil, mengikut disiplin atlet dalam sesuatu pertandingan. Rasul Paulus dalam 1 Korintus 9:24-27 menekankan dan menggambarkan prinsip-prinsip pelayanannya berdasarkan kepada pengalamannya. Prinsip pelayanan Rasul Paulus menggunakan analogi atau gambaran seorang atlet yang siap bertanding dalam pertandingan. Menggunakan metafora sebagai seorang atlet yang siap bertanding dalam sukan, yang memiliki disiplin yang tinggi dan ketat dalam kehidupan. Rasul Paulus menekankan pentingnya disiplin dalam penginjilan yang berakar pada Kristus Yesus. Rasul Paulus menekankan seorang penginjil harus memiliki sasaran dan fokus pada sasaran itu. Seorang penginjil harus memiliki spiritualitas dan berkelayakan sebagai seorang penginjil, kerana penginjilan tidak hanya dipahami sebagai upaya untuk memberitakan Injil saja namun juga berkotbah, mengajar, bersaksi, membimbing dan sebagai konsoler. Penginjil harus memiliki karakter yang teruji dapat menguasai diri dalam segala hal dan sentiasa melatih diri supaya sentiasa bersedia baik atau tidak baik waktunya untuk memberitakan Injil. Gereja yang sehat dan bertumbuh adalah gereja yang memberitakan Injil. Mampu merancang program penginjilan dengan terorganisir, memuridkan, merangka program Latihan yang sistematik bertujuan memperlengkapi dan mengutus jemaat yang siap di utus di ladang misi. Dalam hal ini seorang penginjil harus memiliki kelayakan seperti spiritualitas yang didasari dengan iman kepada Kristus Yesus. Seorang penginjil haruslah seorang yang sudah mengalami kelahiran baru dan orientasi pelayanannya atas dasar kasih kepada semua orang. Penginjil harus memiliki karakter yang baik dan teruji, kerana karakter seorang penginjil sangat mempengaruhi penginjilan. Seorang penginjil harus memiliki jiwa seorang pemimpin, berkerja keras dan tidak mudah putus asa. Seorang penginjil harus memiliki pengetahuan yang bervariasi seperti keterampilan berkomunikasi, memiliki keterampilan mata pencaharian dan keterampilan beradaptasi dengan lingkungan yang dilayani dengan tidak mengabaikan aspek Kesehatan supaya dapat melayani dengan maksimal. Penginjilan adalah jantung perkembangan Kristen, yang merupakan Amanat Agung Tuhan Yesus. Dengan keyakinan Rasul Paulus telah mendifinisikan Injil itu seperti yang dinyatakan dalam Roma 1:16-17. Menjadikan dirinya sebagai teladan dalam pemberitaan Injil. Pembinaan gaya hidup penginjil adalah proses pembelajaran yang dirancang terarah, teratur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Balz, Horst, and Gerhard Schneider. 1994. Exegetical Dictionary Of The New Testament. Michigan: Grand Rapids.
Dever, Mark. 2010. Sembilan Tanda Gereja Yang Sehat. Surabaya: Momentum.
Gerhard Eliasman Sipayung. 2021. “KUALIFIKASI SEORANG PENGINJIL MENURUT RASUL PAULUS DAN IMPLEMENTASINYA BAGI PENGINJIL MASA KINI BERDASARKAN KITAB FILIPI 3:7-14.”
Gloor, Daniel Andre. 2005. Pengenalan Tujuh Surat Paulus. Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia: Seminari Teologi Sabah.
Henry, Mathew. 2015. Tafsiran Mathew Henry Surat Roma, 1&2 Korintus. Surabaya: Momentum.
Hondoko, Yakub Tri. 2010. “Eksposisi Alkitab (1 Korintus).” Mimbar GKRI Exodus, August 22, 2010.
Ludwid, Charles. 1975. Kota-Kota Pada Zaman Perjanjian Baru. Bandung: Kalam Hidup.
Lumoindong, Gilbert. 2011. Raise Up The Standard. Light Publishing.
Packer, J.I, and Merill C. 1993. Pelayanan Rasul Paulus Dan Surat-Surat Rasul Paulus. Malang: Gandum Mas.
“Pengajar.Co.Id/Pengajarku.” 2022, 2022.
Pfitzner, V.C. 2015. Kesatuan Dalam Kepelbagaian: Ulasan Atas 1 Korintus. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia.
Purim Mabun. 2022. “Desain Pemuridan Sebagai Modal Pembinaan Warga Gereja Berkelanjutan Bagi Jemaat.” Jurnal Teologi.
saraclaudia. 2022. “Mengenal Kota Korintus, Si Jembatan Yunani Yang Pernah Melewati Masa Kelam,” 2022.
Sidjabat, B.S. 2011. Membangun Peribadi Unggul Surat Pendekatan Teologis Terhadap Pendidikan Karakter. Yogyakarta: ANDI.
Stevanus, Kalis. 2021. “Relevansi Supermasi Kristus Bagi Pemberitaan Injil Di Indonesia: Eksegesis Injil Yohanes 14:6.” Jurnal Teologi Kristen.
Tundle Hours Publishers. 2004. Pola Hidup Kristen Penerapan Praktis. Indonesia: Gandum Mas.
Wiersbe, Warren W. 1983. Hikmat Di Dalam Kristus. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.
———. 2006. A Biblical Theology of Missions. Gandum Mas.
Zai Vinus, The Leadership Model of The Lord Jesus:Transformative Leaders, Jurnal Excelsius Deo: Volume. 7 No. 1 Juni 2023.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 The Messengers: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



