Kajian Teologis Tentang Pemahaman Makna Ibadah Pada Masa Pandemi Covid
Abstract
Semua gereja merasa dirinya adalah sebuah gereja yang menggunakan konsep ibadah yang paling sesuai dengan perjanjian baru, apakah ada gereja yang mempunyai konsep ibadah tidak sesuai dengan perjanjian baru, apakah unsur -unsur dari sebuah ibadah yang diterapkan gereja dikatakan alkitabiah ?, dan apa kata firman Tuhan secara tertulis dalam alkitab serta bagaimana aplikasi ibadah yan g diselenggarakan selama ini?.Dalam bahasa sehari-hari, ibadah Kristen biasanya diidentifikasikan dengan aktifitas-aktifitas agamawi tertentu yang dilakukan bersama-sama , seperti pergi ke gereja atau lebih khusus menyanyikan pujian, mengucapkan doa-doa, mendengarkan khotbah atau mengikuti Perjamuan Kudus.Masalah yang timbulseringkali kegiatan ibadah seringkali mengalami pergeseran seperti: pola, tempat dan situasi dimana ibadah berlangsung. Hal itu terjadi seperti dimasa sekarang ini, dimana Pandemi Covid 19 mengakibatkan dikeluarkannya kebijaksanaan -kebijaksanaan pemerintah maupun Lembaga-lembaga keagamaan Kristen. Peneliti mencoba membuat sebuah kajian teologis tentang pandemi yang sedang terjadi ini secara ilmiah dengan pendekatan metodologis terhadap fakta dan simulasi hermeneutis. Sehingga timbul pro dan kontra yang menimbulkan dikotomi antara iman, kasih dan hikmat.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
JURNAL JAFFRAY Available Online at Vol. 17, No. 1 (April 2019): 57-72 http://ojs.sttjaffray.ac.id/index.php/JJV71/index pISSN: 1829-9474; eISSN: 2407-4047
DOI: 10.25278/jj.v17i1.312
Andrew Brake, Spiritual Formatian: Menjadi Serupa dengan Kristus (Bandung: Kalam Hidup, 2014)
Alexander Stevanus Lukuhay Sekolah Tinggi Teologi Parakletos Tomohon Alexanderstevanus03@gmail.com
BPP GSJA. (2020). Surat Himbauan BPP GSJA No. 1830/BPP/S/3/2020 tentang himbauan untuk beribadah secara live streaming online atau ibadah yang dilakukan di rumah.
Ferry Simanjuntak, Metode Penelitian (Bandung: sekolah Tinggi Teologi Kharisma, 2016)
Emzir, Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif Dan Kualitatif (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2008)
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D(Bandung, Alfabeta, 2012)
Ronny Kountur, Metode Penelitian Untuk Penulisan Skripsi dan Tesis (Jakarta: PPM, 2004)
Sumardi Subrata, Metode dan Penelitian dan teori-teori (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2006)
Moh. Nazir, Metode Penelitian (Jakarta: Ghalia Indonesia, 2003)
David. Paterson, Engaging with God (Malang: Gandum Mas, 2017)
Christimoty, D. N. (2019). Teologi Ibadah dan Kualitas Penyelenggaraaan Ibadah: Sebuah Pengantar. Pasca: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 15(1), 1–7.
J.G. S. S. Thomson, “Worship” in J. D. Douglas (eds). The New Bible Dictionary (London: Inter-Varsity Press, 1982)
Matt Redman, Menyembah dalam Roh dan Kebenaran (Yogyakarta: ANDI, 2010)
K. Feyerabend, Langenscheidt’s Hebrew & English Dictionary to the Old Testament (Berlin:Langenscheidt KG, 1957)
H. W. Beyer, TDNT,2. 81. J. N. Collins,’Georgi’s”Envoys” in 2 Corinthians 11:23’, JBL, 93, 1974
David. Paterson, Engaging with God (Malang: Gandum Mas, 2017)
The Oxford English Dictionary, Vol. XII V-Z (Oxford: Clarendon Press, 1933), 320-321.
H. Greeven, TDNT 6. 758-759, berikutnya J. Horst, proskynein. Zur Anbetung im UrChristentum nach ihrer religionschichtichen Eigenart (Guttersloh: NeutestamentlicheFoorschungen 3.2, 1932), 4-6.
Badan Pekerja Harian, Pengajaran Dasar Gereja Bethel Indonesia (Departemen Theologi BPS GBI, 2012), 155.
C. K. Barret, The Gospel According to St. John (london: SPCK; Louisville;
Westminster John Knox, 1978
¬Wijaya, H. (2015). Kajian Teologis Tentang Penyembahan Berdasarkan Injil Yohanes 4:24.
Jurnal Jaffray, 13(1), 77. https://doi.org/10.25278/ jj71.v13i1.112
Harls Evan R. Siahaan, “Aktualisasi Pelayanan Karunia Di Era Digital,” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 1, no. 1 (2017): 23–38, ww.stttorsina.ac.id/jurnal/index.php/epigraphe.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 The Messengers: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



